Siapakah aku? aku itu orang yang bagaimana sih sebenarnya? Apakah yang menjadi kesukaanku, atau apa pula yang aku benci? Yup, itulah yang akan aku ceritakan di lembar ini. Yah, meskipun tampaknya banyak yang bisa aku ceritakan, pada kenyataannya tidak terlalu banyak hal menarik yang ada dalam diriku. Tiap hari aku bangun pagi, trus kuliah, selesai kuliah balik ke kos, kadang2 ke perpus, labkom, kadang main sama teman2 yang lain. Memang terkesan membosankan, tapi begitulah kehidupan sehari-hari aku, bukan terkesan sih, tapi memang membosankan. Cuma aku selalu berusaha untuk menikmatinya, dan tetap santai...

Bicara mengenai sifat, aku ini cenderung tergolong pada orang yang selalu banyak mengalah, tapi jangan salah pengertian bahwa aku ini orang yang pengecut atau penakut. Aku adalah tipe orang yang selalu berusaha menghindari perdebatan ataupun perselisihan, sebisa mungkin masalah jangan pernah sampai timbul. Dan aku merasa bahwa mengalah adalah jalan yang paling baik. aku juga tergolong orang selalu ingin hidup santai, kasarnya sih pemalas. Seringkali pekerjaan aku banyak yang tertunda karena kebiasaan aku yang buruk ini. Namun, kehidupan aku terasa lebih menyenangkan ketika aku santai, tak perlu kuatir akan apapun juga. aku selalu berpikir bahwa kita harus menikmati hidup kita ini, jangan membebaninya dengan persoalan2 yang hanya akan membebani perasaan kita. Tapi, pemikiran aku ini terkadang melenceng juga sih, khususnya jika aku menghadapi sebuah permasalahan yang cukup menyita perhatianku.

Bicara mengenai cita-cita, yah aku tidak punya ambisi yang terlalu tinggi. Aku hanya ingin cepat lulus dulu, trus bekerja di sebuah perusahaan multinasional, hidup mandiri trus mapan dari segi ekonomi, menikah dengan wanita yang aku cintai, punya beberapa anak yang menarik, trus mendidik anakku sampai besar dan bisa hidup mandiri, melewati hari-hariku dengan gembira bersama keluargaku, menikmati hari tuaku bersama orang yang aku cintai, lalu mati. Yeah, that's all. Aku ga pernah punya keinginan yang lain, bagiku itu sudah cukup, aku sudah cukup bahagia dengan semuanya itu.